Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Life from the driver point of view’ Category

Mobil mogok adalah sesuatu yang tidak diharapkan sudah pasti, namun kadang kita tidak memperhatikan mobil hingga suatu saat … ia mogok. mungkin akinya rusak, mungkin pelistrikan, mesin bermasalah, hingga ban bocor sehingga terpaksa berhenti. saat kita berdiri di malam hari di pinggir jalan dengan mobil mogok itulah kita baru sadar bahwa mobil juga perlu perhatian dan kita harus bersyukur karena selama ini mobil tersebut tidak mogok.

Well sound familiar? tentu saja hal ini berlaku juga untuk kesehatan, kita tidak pernah benar-benar menghargainya hingga suatu saat kita sakit. Pembantu dirumah juga kada kita anggap suatu keniscayaan hingga akhirnya kita kerepotan ketika mereka pulang dan tak kembali.

Intinya, banyak hal yang berjalan tanpa kita sadari dan kita syukuri bahwa hanya bisa menghirup udara saat ini saja seharusnya kita sudah harus bersyukur. bisa berjalan, bisa berlari, bisa berfikir, dst kita harus bersukur.

Well, mari kita bersyukur untuk hal-hal yang bahkan kita anggap suatu yang sudah biasa, suatu keniscayaan.

Read Full Post »

Ketika kita menyupir terutama di Jakarta, kemacatan adalah momok yang selalu terbayang, sesuatu yang akan selalu ada dan sulit dihindari. Dalam kemacatan kita menjadi lebih stress, dan membuang banyak waktu. Kita selalu akan dihadapkan dengan pilihan jalan maan yang tidak macat hingga kita dapat sampai ke tujuan dengan lebih cepat.

Dalam hidup sering juga menghadapi kemacatan, kita kadang menyadarinya namun tidak mau, tidak dapat atau tidak berani mengambil jalan lain yang kemungkinan lebih tidak macet karen berbagai hal. Kita cenderung hanya ingin berjalan di jalan yang sudah kita kenal dan ketahui. kita takut akan perubahan jalan yang mungkin membawa kita pada berbagai kemungkinan yang tidak terbayang.

Kemacetan ini bagai hambatan dalam hidup dan untuk mengatasinya perlu keberanian untuk mengambil jalan baru dan mencari jalan alternatif lainnya. karena kalau kita terus menerus melewati jalan yang sama seperti juga kita bertindak hal yang sama… Sehingga hasilnyapun kurang lebih akan sama..

So,….. kadang kita harus mencari jalan lain untuk menjadi lebih baik.

Read Full Post »

Junction

Saat mengendarai mobil selalu kita dihadapkan pada persimpangan jalan atau Junction. Disitu kita harus memili mau belok kiri atau kanan atau terus? kadang kita kesulitan memilih jalan, terutama ketika kita tidak tahu arah tujuan atau tempat yang mau dituju. Akibatnya bisa nyasar.

Bila kita tahu tempat yang dituju dengan mudah kita mengambil pilihan jalan sehingga semakin mendekati tempat tujuan kita. Begitulah hidup juga merupakan pilihan-pilihan yang selalu harus di lewati. jika kita tahu tujuan kemana akan pergi, kita tahu arah mana yang harus diambil bila tidak, mungkin saja jadi kesasar.

Adakalanya kita tidak membuat pilihan itu secara sadar dan membiarkan insting yang mengambil alih pembuatan keputusan. Dalam hal ini kita akan selalu kembali melewati jalan yang sama yang biasa kita lewati….

¬†Well, jika kita tidak mengubah keputusan dan mengambil tidakan yang berbeda, memang kita akan selalu berjalan di jalan yang sama… dengan scene yang sama…. dengan hasil yang sama….

Read Full Post »

Sebagai seorang supir kita harus tahu, karena kalau tidak tahu ya tidak akan pernah sampai kemana-mana. kita akan terus menerus berputar-putar hingga habis bensin dan tidak dapat mencapai tujuan apapun.

Begitu juga hidup menurutku, kita harus tahu dahulu tujuan hidup kita itu apa, atau kita harus menentukan tujuan hidup dahulu baru kita dapat bergerak kearah yang di inginkan, sehingga kita tidak kehabisan bensin tanpa mencapai tujuan apapun.

Read Full Post »

Hidup adalah perjalanan begitu kata orang. Karena itu untuk memahami hidup cara paling mudah ialah menganalogikannya dengan perjalanan yang kita laukan sehari-hari bukankah begitu.

Sebagai orang yang menghabiskan waktu 2-3 jam lebih di jalan setiap hari, perjalanan ke kantor dapat menjadi inspirasi yang menarik..hmm…..

Read Full Post »