Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2008

Sebuah buku dari Thomas Friedman berjudul The world is Flat mengungkapkan bahwa jaman sekarang ini dunia menjadi semakin datar dalam pengertian berbagai hal yang terjadi akhir-akhir ini membuat lapangan “pertandingan” bisnis menjadi lebih seimbang. Beberapa hal yang mendorong pendataran dunia:

  1. Fall of the Berlin Wall, menandai akhir era perang dingin membuat pengkotak-kotakan dunia menjadi runtuh.
  2. Netscape IPO, menandai awal era internet.
  3. Work flow software, menandai masukkan era connectivity dan interactivity dengan di terapkannya berbagai protokol yang memungkinkan global work flow.
  4. Open-sourcing, banyaknya progam yang dibangun berdasarkan opensource membuat harga-harga software menjadi sangat terjangkau oleh banyak kalangan.
  5. Outsourcing, trend outsourcing di perusahaan-perusahaan besar dunia yang meng-outsource business processnya yang bukan merupakan core usahanya ke pihak lain mendorong interconnectivity secara global.
  6. Offshoring, demikian juga offshoring dimana perusahaan Amerika dan Eropa memindahkan bukan hanya sebagian dari business procesnya melainkan seluruh unit produksinya ke negera lain semakin membuat hubungan industrial global merata.
  7. Supply-chaining, perusahaan seperti WallMart atau Carrefour memiliki supply chain management yang mengglobal untuk mengisi ribuan tokonya dengan ratusan ribu produk-produk dari berbagai negeri. sehingga terciptalah pasar global dimana perusahaan kecil di negara berkembangpun bisa turut menjual ke perusahaan raksasa dengan akses yang tepat.
  8. Insourcing, jika outsourcing sifatnya business process yang di lempar keluar, dalam insourcing ada pihak luar yang di ajak kedalam untuk menangani proses bisnis tertentu.
  9. In-forming, booming informasi seiring dengan perkembangan berbagai teknologi informasi dan komunikasi mendorong kemudahan komunikasi global yang mendorong proses pendataran dunia.
  10. Wireless, teknologi wireless membuat mobilitas meningkat baik ditingkat lokal ataupun global.

Dalam bahasanya sendiri Thomas Friedman menulis dalam bukunya:

“the world is becoming flat. Several technological and political forces have converged, and that has produced a global, Web-enabled playing field that allows for multiple forms of collaboration without regard to geography or distance – or soon, even language.”

Pendataran dunia ini berimplikasi bahwa pengusaha-pengusaha di negara berkembang seperti Indonesia, bila tahun cara memanfaatkan berbagai fasilitas yang ditawarkan teknologi baru akan dapat bersaing dengan pengusaha-pengusaha dari luar negeri.

Sebagai contoh, Singapore merupakan negara pengekspor ikan hias terbesar di dunia. Pastinya ikan hias itu berasal dari berbagai negara dan salah satunya pasti Indonesia. pengusaha di sana bertindak sebagai trader yang menghubungkan pembeli di Eropa atau Amerika dengan petani/peternak ikan hias. Dengan teknologi sekarang ini dimungkinkan sang peternak/petani berhubungan langsung dengan buyer sehingga meniadakan intermediasi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan seiring dengan semakin datarnya dunia ialah:

  1. Komunikasi ke seluruh dunia yang semakin murah dan mudah. Pengusaha kita dapat bersaing dengan pengusaha global, paling tidak theorinya bisa seperti itu.
  2. Akses buyer secara langsung di pasar utamanya. Ini bisa terjadi baik di dunia B2B ataupun di B2C. Pengerajin di Bantul Jogja bisa menjual produknya langsung pada pembeli di Amerika atau Eropa bila terjadi saling percaya.
  3. Persaingan memperolah makna baru karena ketika kita membuat produk maka kita harus berfikir untuk bersaing dalam lingkup yang lebih global. Walau beberapa produk bisa memanfaatkan keunggulan lokasi,  namun dengan berkembangnya sistem logistik global perbedaan ini semakin kecil. contohnya buku dari luar negeri mungkin bisa di beli dengan harga yang lebih murah melalui Amazon.com dibanding di toko buku setempat.
  4. Diferensiasi, core value produk atau service yang didukung oleh core competency perusahaan harus semakin kuat. Diferensiasi produk harus jelas dan tegas sehingga dapat bersaing secara global.
  5. Online presence mencerminkan kredibilitas dan bonafiditas dari perusahaan. perusahaan besar dapat terlihat buruk bila memiliki website yang buruk, sebaliknya perusahaan yang kecil dapat terlihat profesional dan kredibel karena memilik situs yang baik.
  6. Information leverage informasi dapat tersebar dengan cepat sehingga dengan pendekatan yang benar, dengan menggunakan tools yang tersedia secara online, dengan biaya minim kita dapat mendapatkan eksposur yang luar biasa besar.

Demikian beberapa hal yang perlu diperhatikan. Tentunya masih banyak hal yang belum tercantum dan akan berubah seiring dengan proses pendataran dunia ini.

Iklan

Read Full Post »

Dimulai dari remote control yang sederhana kekuatan konsumen bertambah sedikit demi sedikit hingga saat ini di era digital kekuasaan konsumen mencapai puncaknya. Saat ini kemampuan marketer untuk mengkomunikasikan iklan-iklan atau pesan-pesannya tidak lagi seperti sebelumnya. Beberapa hal yang mendukung shifting power ke konsumen diantaranya:

  1. Easy to Compare Price/Product, Internet membuat konsumen dengan mudah dapat membanding-bandingkan harga antara satu toko dengan toko lain, bahkan ada situs-situs yang khusus untuk melakukan fungsi ini.
  2. Rating dan review oleh sesama konsumen telah membantu konsmen mendapatkan akses informasi yang lebih membumi.
  3. Remote Control, Dengan remote control konsumen dapat memilih untuk menonton iklan atau tidak. bahkan di Amerika sudah umum orang memiliki DVR atau Tivo yang memungkinkan mereka melakukan time shifting untuk menikmati acara TV tertentu.
  4. Pop Up Blocking, Saat browsing di Internet konsumen sudah memasang fitur banner pop up blocking yang secara efektif mengurangi keefektifan disply banner yang berbasis pop up window.
  5. Groundswell, Fenomena social di Internet dan perkembangan social media membangkitkan kekuatan konsumen melalui penyebaran informasi yang tidak lagi tergantung pada media konservatif. Charlene Lee menyebutnya Groundswell. Terbukti kekuatan ini bisa mengalahkan kekuatan PR perusahaan-perusahaan besar.
  6. Option In, Begitu banyak iklan dan barang, yang ditawarkan sehingga filtering dilakukan oleh konsumen dengan memblok info-info yang tidak di inginkannya ata tidak menarik buat dirinya. Dalam hal ini info yang dikirimkan begitu saja akan di anggap spam, marketer harus menggunakan option In atau harus mendapat ijin dari customer agar bisa menyampaikan pesannya.

Read Full Post »

Mobile 4 all

Booming perkembangan internet mengubah banyak landscape bisnis. Mulai dari bisnis musik hingga bisnis consmer goods. Mari coba kita lihat satu persatu apa sebenarnya kelebihan mobile dibandingkan media digital lainnya.

  1. Penetrasi, pengguna mobile saat ini atau dalam satu dua tahun kedepan mungkin sudah akan mencapai angka 3,3 milyar. Angka ini sudah mencapai kurang lebih 50% penduduk dunia. Wow, sebuah media yang sangat popular. fakta ini mensahkan mobile sebagai mass media ke 7 dalam sejarah media.
  2. Always carried, always on, sebagai media mobile dibawa kemana-mana, bahkan ke tempat-tempat private dimana media digital lain tidak bisa menjangkaunya. dan juga mobile selalu on, sehingga reach ke mobile bisa 24 x 7. Karena sifatnya ini juga mobile dapat memenuhi mood pemiliknya yang berubah-ubah. saat sang pemilik lapar mobile siap menampilkan pilihan restoran yang ada. saat inging nonton, mobil menyediakan akses langsung daftar bioskop lengkap dengan filmnya.
  3. Personal, mobile adalah satu-satunya media digital yang benar-benar bisa menjangkau individu tertentu karena sifatnya yang personal. one number for one person.
  4. Recording, mobile memiliki keunikan untuk men-capture user experience dengan recording function baik untuk Video ataupun untuk audio.
  5. Immediate, karakter dari mobile adalah reaksi cepat saat ini juga sehingga cocok digunakan untuk call to action type promotion.
  6. Location based, karena sifatnya yang dibawa kemana-mana maka mobile memilki keistimewaan lokasi. Dengan teknologi GPS ataupun GSM kita bisa mengetahui lokasi dari pengguna mobile sehingga mobile dapat digunakan untuk ad yang berbasis lokasi
  7. Direct Marketing, karena sifatnya yang personal, mobile merupakan alat direct marketing yang sangat efektif. Marketer hanya perlu berhati-hati agar tidak terjebak pada spamming.
  8. Build in Payment System, pembayaran pulsa mobile merupakan mekanisme yang dapat dikembangkan sebagai system pembayaran seperti halnya kredit card. contoh yang paling sederhana ialah ketika kita mendukung seorang kontestan Indonesia Idol, sebenarnya kita membayar melalui pulsa untuk mendapatkan hak suara tersebut.
  9. Mobile membuat media massa lama menjadi interaktif. contoh yang paling mudah ialah TV, dengan sms TV menjadi interaktif. Billboard dapat menjadi interaktif ketika menggunakan QR (Quick Respond) code yang mengarahkan orang yang memfoto code tersebut untuk mengakses webnya.

Demikian beberapa keunikan mobile media.

Read Full Post »