Light and Dark

Darkness can not exist in the present of light…

Satu kalimat yang saya dengar dari sebuah film Anime jepang di TV. well, ini membangkitkan kenangan lama saya menulis tentang kebaikan dan kejahatan yang mengambil filosofi ini. Pada dasarnya ialah kondisi yang bertentangan ini hanyalah situasi karena ada tidaknya unsur ketiga. dalam contoh di atas adalah ada tidaknya unsur cahaya, jadi bukan berarti benar-benar berlawanan.

Now,coba kita lihat beberapa case yang kelihatanya lawannya namun sebenarnya hanya situasi yang kondisional yang disebabkan ada tidaknya unsur ketiga. Berikut contohnya:

1. Gelap dan Terang, Gelap adalah kondisi tidak ada cahaya jadi memang kalau ada cahaya nggak mungkin ada gelap.

2. Pikiran positif dan pikiran negatif, mengacu pada filosofi diatas, maka kalau pikiran kita dipenuhi pikiran positif, maka otomatis yang bersifat negatif akan hilang, benarkah? coba kit renungkan lagi, saat semuanya berjalan mulus, kita senang dan berfikiran positif seolah pikiran negatif kita hilang.

3. Cinta dan Benci, kala orang di mabuk cinta rasanya semua tentang diri pasangannya so right nggak ada salahnya, beda setelah beberapa waktu kemudian. nah ada orang yang bilang benci tapi rindu, atau cinta tapi benci, menurut saya ialah situasi dimana muncul keragu-raguan sehingga berada diareal abu-abu, kembali pada analogi awal, itu daerah bayangan samar.

4. Hitam dan Putih, sebenarnya adalah kondisi ada tidak adanya cahaya yang berwarna warni itu sendiri, putih adalah kondisi dimana permukaan benda memantulkan hampir semua spektrum cahaya yang mengenainya, sedang hitam untuk permukaan yang menyerap cahaya.

5. Malam dan Siang, adalah efek ada tidaknya sinar matahari

Sebenarnya intiya kita harus selalu berada dalam cahaya, harus selalu memancarkan cahaya, atau memancarkan energi positif supaya tidak terjerat oleh hal-hal negatif, karena begitu kita tidak memancarkan pikiran dan energi positif, yang membawa kita dalam terang, kita akan otomatis menjadi negatif dan berada dalam gelap.

Kabar baiknya kita bisa selalu memancarkan pikiran dan perasaan yang positif melalui syukur kepada Tuhan YME dan perbuatan yang membuat kita bahagia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: