Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2008

Online Shop

Tahun 2007 kemarin kalau tidak salah pengguna Internet Indonesia sudah mencapai 25 juta pengguna, terbesar di Asia Tenggara. Kedepan pertumbuhan pengguna Internet di Indonesia juga akan terus bertambah dengan pertumbuhan yang mengagumkan. Dilihat dari sini memang penjualan melalui media online ini akan terus meningkat kedepannya.

Sebelum memulai berbisnis dengan menggunakan medium internet atau sering dikenal dengan ecommerce perlu kita ketahui dulu karakter medium ini dan perbedaannya dengan medium biasa. Beberapa hal dasar yang perlu dipertimbangkan ialah:

  1. Tampilan: Dalam took tradisional pelanggan bisa menyentuh barang yang hendak di belinya, bisa mencobanya, merasakan texturenya dan bahkan mencium harumnya. Sedangkan pada medium penjual hanya dapat menggunakan gambar, grafik, dan text untuk mendeskripsikan produknya. Tentunya ini berimplikasi pada karakter produk yang akan dipasarakan. Produk-produk yang bersifat standard seperti elektronik, buku, sangat potensial dipasarkan dengan medium ini sedangkan memang produk yang perlu senses dari indrawi seperti harus dirasa, harus dipegang, harus dicium terlebih dahulu akan lebih sulit dipasarkan di internet apalagi jika produknya benar-benar tidak ada ditoko lain. Beda jika produk tersebut memiliki brand yang terkenal dan kualitas yang sudah dikenal seperti parfum CK. Biasanya bila transaksi tersebut bersifat B2B maka pengiriman sample menjadi alternatif yang baik untuk mengatasi kendala ini.
  2. Pengeluaran: Walau dalam medium internet tidak dibutuhkan untuk menyewa tempat atau kantor, namun perlu diingat pengeluaran lain untuk mendesain dan membangun web ecommercenya yang kemungkinan akan menghabiskan budget yang cukup besar (bila ingin pengembangan ecommerce yang serius). Solusi lainnya ialah bergabung dengan emarketplace yang ada atau emall yang didalamnya terdapat beberapa toko terpisah. Pengeluaran lainnya ialah biaya untuk maintenance online shop tersebut tentunya perlu juga dihitung.
  3. Lokasi: Perlu disadari bahwa dalam medium internet lokasi tidak dibatasi oleh batas geografis. Karenanya ada beberapa implikasi yang perlu di pertimbangkan, pertama produk atau jasa Anda kalau bisa unik tidak hanya di lingkungan Anda namun juga secara nasional dan internasional. Karena pesaing Anda juga sebenarnya adalah online shop seluruh dunia. Walau masalah biaya logistik biasanya menjadi natural barrier dalam transaksi, tidak tertutup kemungkinan produk Anda dipesan oleh mereka yang tinggal di Canada atau US. Teman saya pernah membeli barang dari Australia yang biaya kirimnya lebih besar dari harga produknya itu sendiri.
  4. Komunikasi: faktor komunikasi yang baik menjadi penting karena lebih susah berkomunikasi melalui medium internet ini daripada komunikasi face to face. Karena itu usaha ekstra diperlukan untuk memastikan tidak terjadi salah paham dalam pembelian, respon yang cepat terhadap email dan pertanyaan pelanggan. Kuncinya disini ialah membangun kepercayaan dari calon pembeli.
  5. Teknologi: Nature dari medium internet ialah teknologi, karena itu perlu disadari dari awal kalau dalam perjalanannya akan banyak terdapat update-update teknologi yang harus terus diikuti berikut dengan standar-standar baru yang mungkin akan muncul kedepannya.
  6. Budaya: budaya untuk membeli melalui internet tentunya berbeda dengan budaya membeli biasa, karena disamping membutuhkan kepercayaan yang tinggi terhadap toko online tersebut (juga terhadap medium internet), pelanggan juga harus memiliki keterampilan menggunakan internet. Disisi lain kebiasaan mencoba, menawar, juga bisa menjadi kendala.

Dengan mempertimbangkan berbagai hal di atas saya mengusulkan 4 langkah inti untuk menjalankan suatu toko online:

  1. Strategi: Merumuskan secara jelas segmen pasar internet yang akan dilayani, kemudian menentukan Target dan yang terpenting Positioning produk yang akan di tawarkan. Produk yang akan ditawarkan, dan harga menjadi sangat penting dalam dunia online ini mengingat kompetitornya ialah pasar global, dan pelanggan dengan sangat mudah membandingkan harga dua toko online. Sebaiknya diferensiasi produk Anda jelas dan tentunya memiliki value dimata target pasar.
  2. Operation: Pastikan tidak hanya unsur online shop nya saja yang siap, Anda juga harus memastikan bahwa sisi logistik dan pengiriman barangnya siap. Karena ingat pengiriman yang tepat waktu akan menimbulkan kepercayaan. Tidak hanya pengiriman, namun juga support dan service yang baik.
  3. Marketing: Sebaiknya pola pemasaran dijalankan secara offline dan online. Dalam hal ini Anda dapat menggunakan banyak tools baik offline atau pun online tools. Online tools mulai dari SEO yang handal, menggunakan komunitas dan social network, viral, dst.
  4. Maintenance: Kunci dari sukses tidaknya suatu online shop pada akhirnya ditentukan oleh maintenance yang baik. Maintenance meliputi konten yang terupdate, secara online system tidak ada error, keyword yang selalu di update, respon pelanggan yang cepat, pengiriman yang tepat waktu, kualitas barang yang sesuai dengan yang dijanjikan, dan semua itu harus dijalankan dengan konsistensi yang tekun tentunya.

Read Full Post »

Mobil mogok adalah sesuatu yang tidak diharapkan sudah pasti, namun kadang kita tidak memperhatikan mobil hingga suatu saat … ia mogok. mungkin akinya rusak, mungkin pelistrikan, mesin bermasalah, hingga ban bocor sehingga terpaksa berhenti. saat kita berdiri di malam hari di pinggir jalan dengan mobil mogok itulah kita baru sadar bahwa mobil juga perlu perhatian dan kita harus bersyukur karena selama ini mobil tersebut tidak mogok.

Well sound familiar? tentu saja hal ini berlaku juga untuk kesehatan, kita tidak pernah benar-benar menghargainya hingga suatu saat kita sakit. Pembantu dirumah juga kada kita anggap suatu keniscayaan hingga akhirnya kita kerepotan ketika mereka pulang dan tak kembali.

Intinya, banyak hal yang berjalan tanpa kita sadari dan kita syukuri bahwa hanya bisa menghirup udara saat ini saja seharusnya kita sudah harus bersyukur. bisa berjalan, bisa berlari, bisa berfikir, dst kita harus bersukur.

Well, mari kita bersyukur untuk hal-hal yang bahkan kita anggap suatu yang sudah biasa, suatu keniscayaan.

Read Full Post »

Dalam bukunya “Competing for The Future” Gary Hamel dan CK Prahalad mengungkapkan bahwa bersaing untuk basa depan bukanlah fokus pada market share, melainkan pada opportunity share. Perusahaan harus bisa melihat opportunity apa dimasa depan yang bisa di ambilnya, keputusan ini akan membantu perusahaan tersebut tetap tumbuh dimasa depan.

John Naisbit dalam bukunya Mind Set, menulis masa depan dapat dilihat dari trend dimasa sekarang, kuncinya melihat tidak hanya apa yang terjadi di kota-kota besar, namun juga yang terjadi di pelosok, apa yang ditulis dimedia, pembicaraan yang muncul, teknologi baru, dst.

Theory memang lebih mudah dari praktek, dalam kenyataannya kita susah untuk menerawang kedepan. Untuk sedikit menyederhanakan bagaimana kalau kita batasi opportunity share dari sisi teknologi Internet.

Internet tentunya tidak diragukan lagi adalah salah satu driving force yang akan membentuk trend ekonomi dan bisnis kedepan. sebagai indikasi yang paling mudah ialah jumlah pengguna Internet Indonesia yang terus berkembang hingga lebih dari 20 juta pengguna saat ini (internet world stat). Bahkan menurut Pak Nukman dalam blognya sudah mencapai lebih dari 25 juta pengguna.

 Kalau kita membahas masalah Internet, berarti kita bicara tentang dunia yang tidak terbatas sehingga dalam melihat opportunitinya juga harus secara internasional. Dilihat dari sudut pandang ini maka pertanyaan selanjutnya ialah Internet opportunity share seperti apa yang bisa kita ambil sebagai perusahaan ataupun sebagai bangsa (karena Int).

Saat ini situs-situs di internet yang terkenal dan memiliki trafik yang banyak didominasi oleh situs perusahaan Amerika, di Indonesia didominasi oleh Friendster, Yahoo, Google, Blogger, YouTube, Kaskus, Multiply, Rapidshare, Facebook, Detik (dari Alexa). Bisa dilihat yang masuk dalam list teratas hanya 2 website yang dibuat oleh bangsa Indonesia.

Artinya dari kurang lebih 25 juta pengguna Internet di Indonesia sebagaian besar trafiknya lari keluar negeri. Implikasinya uang kita akan mengalir keluar melalui:

  1. Bandwidth, Kita harus membayar bandwidth ke amerika lebih besar daripada orang Amerika ke Indonesia, artinya secara ekonomi kita akan dirugikan. kecenderungan ini akan semakin tinggi ketika pengguna Internet Indonesia semakin banyak dan tidak ada situs lokal yang dapat mewadahi kebutuhan para netter tersebut.
  2. Online Media Placement, Sekarang ini sudah ada beberapa perusahaan besar yang beroperasi di Indonesia yang memasang iklan di friendster dan google Adword/Adsense. artinya ada devisa yang keluar karena dibayarkan ke perusahaan di luar negeri. Dengan semakin bertambahnya pengguna internet wajar jika diprediksikan jumlah dana yang keluar untuk online media placement akan bertambah besar. Yang cukup mengkhawatirkan ialah di Amerika budget promosi untuk media online terus meningkat hingga di ramalkan akan melewati budget media TV dalam beberapa tahun kedepan. Jika tren ini juga terjadi di Indonesia, berarti industri advertising dan media akan sangat terpukul.
  3. Online shopping, saat ini ada beberapa situs lokal yang dapat hidup dari penjualan secara online, namun tidak dipungkiri bahwa situs seperti Amazon, ebay juga masih menjadi tujuan untuk saat pengguna Internet ingin berbelanja online. bayangkan berapa dana yang akan keluar jika untuk membeli barang saja kita memesannya dari luar? Untungnya kebanyakan orang saat ini masih lebih senang membeli langsung atau jika belanja online juga dari situs lokal karena alasan keamanan.
  4. Online transaction, yang saya maksud online transaction ini meliputi pembayaran untuk konsultasi, services, news subscription, atau payment gateway yang menggunakan provider luar seperti PayPal, dll.

Melihat trend seperti diatas, bangsa Indonesia harus dapat mengantisipasi dan mempersiapkan diri di “arena petarungan” berikutnya karena kalau tidak bisa-bisa dana masyarakat tersedot keluar negeri tanpa bisa di cegah.

Sebagai perusahaan, melihat potensi seperti ini kita dapat mengambil share dari opportunity ini dengan membangun model bisnis berbasis internet saat ini juga! dengan harapan dapat mengambil porsi kue dari bisnis online tidak hanya untuk pengguna Indonesia, namun juga Internasional.

Tentunya perlu disadari bisnis di internet seperti juga bisnis lainnya, penuh dengan resiko, dan satu hal lagi ialah, produk atau jasa yang kita tawarkan harus unik tidak hanya ditingkat lokal namun juga tingkat dunia.

 Bagaimana menurut pendapat Anda?

Read Full Post »

Baik atau Bodoh?

Seorang anak diminta tolong oleh temannya untuk membantunya mengerjakan PR, karena dia tidak bisa mengerjakan. Beberapa waktu kemudian teman yang sama memintanya mengerjakan PRnya kali ini alasannya karena dia tidak sempat. Begitu juga pada beberapa kesempatan setelahnya. Pertanyaannya apakah anak yang diminta tolong itu baik atau bodoh? dimana batasnya? sampai berapa kalikah kita melakukan kebaikan sebelum disebut bodoh?

 Well, jawabannya tentunya beraneka ragam  tergantung setiap orang yang menilainya, ada yang bilang setelah 2 kali maka yang ketiga kalau masih membantu sudah dikatakan bodoh. ada yang 4 kali atau bahkan ada yang mungkin berpendapat membantu mengerjakan PR orang lain itu sudah suatu kebodohan.

Tapi, apakah baik atau bodoh ditentukan oleh pendapat orang? kalau begitu sangat relatif? Menurut saya bisa saja kita berfikir seperti ini, namun untuk dapat mengambil tindakan dengan mantap, kalau urusan menolong orang menurut saya lebih baik lihat ke diri sendiri sejauh mana keihlasannya. kalau ihlas ya berarti kita melakukan kebaikan, tapi kalau sudah nggak ihlas tapi tetap dilakukan karena alasan apapun, ya berarti kita melakukan kebodohan.

Read Full Post »

Dalam bukunya yang menjadi panduan banyak perusahaan dan pelaku usaha, Michael Porter menuliskan bahwa perusahaan harus memiliki strategi generic yang jelas untuk dapat memenangkan persaingan. Porter membaginya menjadi strategi diferensiasi, low cost dan bila perusahaan tidak masuk dalam dua kategori tersebut maka dia menyebutnya stuck in the middle.

Dunia sudah banyak berkembang sejak Porter menyampaikan teorinya ini, saat ini walau masih sering dijadikan acuan, perkembangan bisnis dan  teknologi didunia sudah sangat berbeda. Jika terapkan pola pemikiran ini didalam dunia internet, petanyaannya apakah masih relevan?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, coba kita lihat beberapa efek yang ditimbulkan oleh Internet terhadap proses bisnis:

  1. Internet membuat batas-batas komunikasi global menjadi tidak terbatas, seorang pengusaha kecil di daerah bisa berkomunikasi dengan perusahaan besar dibelahan dunia lainnya hanya dengan bermodalkan akses internet, email dan bahasa Inggris.
  2. Arus informasi di Internet yang cepat dan tak terbatas membuat konsumen di hujani informasi yang menimbulkan dua hal. Disatu sisi terjadi transparansi informasi, konsmen dapat dengan mudah membandingkan harga, memeriksa komentar konsumen lain, melihat rekomendasi konsumen lain, dst. Disisi lain konsumen menjadi pusing karena harus memfilter banyak informasi, karena sebenarnya hanya sedikit informasi tersebut yang benar-benar berguna baginya.
  3. Internet membuat proses pemesanan dan pemilihan barang bisa dilakukan dari mana saja dengan akses internet.
  4. Internet membuat interaksi diantara konsumen meningkat sangat tinggi sehingga rekomendasi, komentar dan suara konsumen menjadi lebih kuat dari masa sebelumnya. Pembentukan persepsi terhadap produk dan brand tidak lagi hanya dipengaruhi oleh lingkungan lokal namun juga lingkungan internasional.
  5. Interaksi ini tercermin dari tingginya trafik internet ke situs-situs social network seperti myspace, facebook, friendster, dll. juga ke situs seperti yahoo dimana konsumen dapat berkomentar, memberikan tanggapan terhadap produk, film dll.
  6. Konsumen memiliki akses untuk mengevaluasi produk atau jasa dalam lingkup dunia karena itu kata unik dan baru juga harus beradaptasi mengikuti perubahan ini
  7. Biaya komunikasi dan informasi yang semakin murah
  8. Dengan biaya logistik yang terjangkau Internet membawa persaingan produk pada tataran global. Seorang pembeli di Semarang, bisa memilih membeli sebuat iphone dari situs lokal di Indonsia, atau langsung memesan lewat ebay di Internet. Tidak hanya secara lokasi, persaingan juga harus dilihat secara cross categories. karena saat orang hendak membeli iphone, dia juga akan dihadapkan pada inforamsi produk-produk seperti digital camera, mp3 player, GPS, TV, dll.
  9. Dengan derasnya informasi kadang perusahaan harus menyesuaikan dengan arus ekspektasi yang berkembang. Misal adanya trend green environment membawa ekspektasi pengembangan produk-produk yang ramah lingkungan.

List diatas ini tentunya belum menunjukkan semua tren internet dan efeknya terhadap dunia bisnis, namun mungkin cukup mewakili. 

So, bagaimana efek dari semua itu terhadap strategi generic perusahaan? Dengan menganalisis semua hal diatas beberapa catatan penting yang harus disadari ialah:

  1. Strategi low cost leadership murni kelihatannya hampir tidak mungkin ,karena konsumen akan membandingkannya dengan produk atau jasa serupa di seluruh dunia.
  2. Diferensiasi menjadi kunci, bahkan untuk perusahaan yang hanya mengandalkan model internet bisnis, fokus diferensiasi akan menjadi strategi perusahaan yang lebih baik. Dengan membidik pasar yang niche perusahaan akan berpeluang untuk berkembang.

Lebih jauh kita juga dapat melihat efek internet dalam beberapa strategi generic baru yang lahir setelah era Porter.

  1. Strategi Mass Customization, bisa dikatakan tidak lepas dari efek internet yang memungkinkan tiap customer menentukan spesifikasinya sendiri dengan metode yang mudah, cepat dan murah.
  2. Strategi luxuries atau super premium, bisa menjadi pilihan yang tepat karena bila kita memiliki produk yang “super” kita bisa menjualnya dengan harga sangat tinggi dan tetap mempunyai pangsa pasar, karena pasar kita adalah dunia.
  3. Strategi best producer yang menghasilkan produk bagus dengan murah juga harus menjadi benar-benar best di categoriesnya. Kalau tidak, kemungkinan akan tergilas oleh produk serupa dengan harga murah dan kualitas yang lebih baik.

Read Full Post »